Beritapublik.online, SUKABUMI
Denyut politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Sukabumi semakin terasa. Pasca kehadiran Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Jawa Barat, semangat konsolidasi kader PSI Kota Sukabumi disebut semakin menguat.
Hal itu terlihat dalam kunjungan monitoring DPW PSI Jawa Barat ke DPD PSI Kota Sukabumi. Rombongan DPW dihadiri Kang Novan selaku Ketua Bapilu DPW PSI Jawa Barat, Kang Daddy selaku Ketua Bidang Politik DPW PSI Jawa Barat, dan Bro Bayu.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin DPW untuk memonitor perkembangan struktur sekaligus membaca dinamika politik di daerah menuju Pemilu 2029.
Sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari penyesuaian struktur tujuh DPC, penguatan DPRt, pemetaan tokoh, persiapan Rakernas di Jawa Timur, hingga strategi pemenangan Pemilu 2029.
Dari tujuh DPC yang ada, terdapat tiga DPC yang direncanakan mengalami pergantian atau penyesuaian kepengurusan.
Sementara itu, struktur DPRt di Kota Sukabumi saat ini tercatat sebanyak 33 DPRt.
PO Partai Terus Menyesuaikan
Kang Novan mengatakan, dinamika organisasi merupakan bagian dari proses pembenahan partai. Menurutnya, PSI harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan politik dan kebutuhan organisasi.
“PO partai itu selalu berubah dan menyesuaikan. Karena itu, struktur juga harus terus kita evaluasi agar sesuai dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan politik,” ujar Kang Novan.
Ia juga menyampaikan bahwa perkembangan PSI di Jawa Barat terus menjadi perhatian Joko Widodo.
“Pak Jokowi selalu memonitor perkembangan PSI di Jawa Barat,” katanya.
Struktur Lengkap, Mesin Politik Dipanaskan
PSI Kota Sukabumi disebut telah menyelesaikan kelengkapan struktur organisasinya dan dinyatakan lengkap.
Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk memasuki tahapan konsolidasi berikutnya.
Selain memperkuat struktur, PSI Kota Sukabumi mulai melakukan political mapping terhadap sejumlah kelompok strategis.
Pemetaan diarahkan kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik dan tokoh budaya.
Langkah tersebut dilakukan untuk membaca peta kekuatan sosial dan politik sekaligus membuka komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.
PSI Kota Sukabumi juga mempersiapkan agenda Rakernas PSI di Jawa Timur, sekaligus membahas tahapan-tahapan Pemilu menuju 2029.
Bidik Enam Kursi
Dengan total 35 kursi DPRD Kota Sukabumi, PSI memasang target cukup tinggi, yakni meraih enam kursi pada Pemilu 2029.
Target tersebut akan dikejar melalui penguatan struktur, rekrutmen anggota, penjaringan tokoh, serta pencalonan figur-figur potensial.
DPW PSI Jawa Barat juga mendorong munculnya calon-calon potensial dari Kota Sukabumi untuk maju di tingkat provinsi.
Sesuai instruksi DPD PSI Kota Sukabumi, partai juga menargetkan 5.000 anggota sebagai bagian dari persiapan kebutuhan verifikasi.
Kejar Tokoh, Jangan Menunggu Bola
Sementara itu, Bro Uzie mengatakan, potensi politik Kota Sukabumi cukup besar. Banyak figur potensial yang berasal dari kalangan politik, organisasi kemasyarakatan, komunitas penggemar sepak bola, hingga tokoh keagamaan.
Karena itu, PSI tidak ingin hanya menunggu para tokoh datang.
“Jangan menunggu bola. Kita yang harus mengejar bola,” ujar Uzie.
PSI Kota Sukabumi akan aktif membangun komunikasi dengan ketua-ketua ormas pemuda, komunitas penggemar sepak bola, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Masjid Sejuta Pemuda juga disebut menjadi salah satu titik yang akan menjadi ruang komunikasi dengan kalangan pemuda dan tokoh keagamaan.
“Kita akan menjemput tokoh-tokoh. Ketua ormas pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, semuanya harus kita ajak bicara,” katanya.
Perempuan Harus Berkualitas
Keterwakilan perempuan juga menjadi salah satu perhatian dalam konsolidasi PSI Kota Sukabumi.
Namun, keterwakilan tersebut tidak sekadar memenuhi persyaratan administratif. PSI mendorong kader perempuan yang memiliki kapasitas, jaringan dan kualitas politik.
“Kita tidak hanya mengejar kuantitas. Keterwakilan perempuan harus berkualitas,” ujar Uzie.
Teman Mang Uzie
Untuk memperkuat komunikasi dan mempermudah konsolidasi jaringan, Uzie juga menyiapkan aplikasi bernama “Teman Mang Uzie”.
Aplikasi tersebut akan menjadi salah satu sarana komunikasi dan pengorganisasian jaringan pendukung.
Puncak konsolidasi akan dilanjutkan melalui Rakorda PSI Kota Sukabumi pada November, dengan target sekitar 500 peserta.
Dengan struktur yang telah dinyatakan lengkap, target 5.000 anggota, pemetaan tokoh yang terus berjalan dan bidikan enam kursi DPRD, PSI Kota Sukabumi mulai memanaskan mesin politik menuju 2029.
Denyutnya makin terasa. Tinggal bagaimana denyut itu dijaga agar terus berdetak sampai hari pencoblosan. (IJDA)















