Beritapublik.Online – SUKABUMI – Kelompok Tani Sajiwa Desa Cisaat kecamatan cicurug berhasil merampungkan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 100 meter Pembangunan infrastruktur pertanian ini direalisasikan guna mengantisipasi ancaman kelongsoran tanah yang kerap menyumbat saluran irigasi utama saat musim hujan tiba. Pekerjaan fisik yang melibatkan puluhan petani setempat ini didanai melalui program bantuan APBN pusat tahun Anggaran 2026 Dengan nilai Anggaran 100.000.000. infrastruktur pertanian swakelola. Selain berfungsi menyokong struktur tanah TPT ini dirancang untuk memastikan distribusi air ke lebih dari 50 hektar lahan persawahan milik warga tetap berjalan lancar dan stabil. Ketua Kelompok Tani Sajiwa Didin menyampaikan bahwa proyek ini dikerjakan secara gotong royong dengan sistem padat karya. “Sebelum ada TPT, setiap kali hujan deras, tanah tebing di sekitar jalur irigasi selalu tergerus dan menutup aliran air. Akibatnya, petani sering gagal tanam karena pasokan air terganggu. Dengan selesainya TPT ini, kami optimis produktivitas lahan akan meningkat,” ujarnya pada Minggu (18/10/2026). Proses pengerjaan TPT memakan waktu sekitar satu bulan dengan pengawasan ketat dari Badan Penyuluh Pertanian (BPP) kecamatan dan dinas terkait untuk memastikan kualitas material serta kesesuaian teknis di lapangan. Keterlibatan aktif anggota kelompok tani dalam pembangunan ini juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga setempat selama masa pengerjaan fisik berlangsung. Sementara itu, Kepala Desa Cisaat Nanak mengapresiasi kerja keras dan kekompakan kelompok tani dalam mengelola anggaran bantuan secara transparan dan tepat sasaran. “Pemerintah desa sangat mendukung inisiatif infrastruktur berbasis swakelola seperti ini. TPT bukan sekadar bangunan fisik, tetapi merupakan fondasi penting bagi ketahanan pangan desa kami agar distribusi logistik hasil panen ke depan juga semakin mudah,” ungkap Nanak. Dengan selesainya pembangunan TPT Kelompok Tani Sajiwa “Maju Bersama” kini mengalihkan fokus pada perawatan berkala saluran air. Pihak kelompok tani juga mengimbau seluruh anggotanya dan masyarakat luas untuk menjaga kebersihan saluran irigasi demi keberlangsungan pertanian jangka panjang.
Presiden RI
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.







