Beritapublik.Online – SUKABUMI – Pelaksanaan pekerjaan rekonstruksi jalan berupa pembuatan plat beton
Penulis: Admin
Tingkatkan Aksesibilitas Warga, Pemdes Gadog Mulai Rehabilitasi Jembatan Sukabirus Senilai Rp367 Juta
Kepala Desa Gadog, Dedi Junaedi, menjelaskan bahwa proyek ini bersumber dari anggaran Bantuan Keuangan (Bankeu) Kabupaten Bogor dengan total nilai mencapai Rp367.248.000,-. Adapun pelaksanaan fisik di lapangan dipercayakan kepada pelaksana kegiatan CV. Bintang Mahkota Karya. “Alhamdulillah, hari ini kegiatan rehabilitasi jembatan sudah mulai dilaksanakan. Target pengerjaan hingga selesai direncanakan selama 90 hari kalender,” ujar Dedi Junaedi saat memberikan keterangan di lokasi. Berdasarkan data papan kegiatan proyek, jembatan penghubung yang berlokasi di Kp. Sukabirus RW 005 tersebut memiliki dimensi volume Panjang 10 Meter, Lebar 6 Meter, dan Tinggi 8 Meter. Jembatan ini menjadi akses vital yang menghubungkan warga Desa Gadog dengan kawasan sekitarnya, termasuk akses menuju Desa Sukakarya. “Jembatan ini merupakan jalur utama dan vital bagi aktivitas harian warga. Harapan kami, setelah rehabilitasi ini selesai, fasilitas ini dapat menunjang kelancaran transportasi dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat,” tambah Dedi. Atas terlaksananya proyek ini, Pemerintah Desa Gadog turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas dukungan bantuan keuangan daerah. Alokasi dana tersebut dinilai sangat membantu pemerintah desa dalam mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur bagi kepentingan warga. (Red/Hendi)
JWI Soroti Kehadiran Aparat di Area CV. Mutiara Jagat: Pemerintah Jangan Diam, Hormati Klausul Perjanjian
Beritapublik.Online – SUKABUMI – Persoalan aktivitas di area pengolahan emas CV. Mutiara Jagat kembali menjadi sorotan. Kali ini, perhatian tertuju pada kehadiran sejumlah aparat yang disebut datang atas instruksi komandannya untuk melakukan pengawasan dan pengamanan di lokasi yang menurut pihak CV. mutiara jagat saat ini masih berstatus penghentian kegiatan berdasarkan kesepakatan atau perjanjian antara para pihak. Direktur CV Mutiara Jagat, Irman, menyampaikan bahwa penghentian kegiatan tersebut bukan dilakukan tanpa dasar. Menurutnya, terdapat klausul dalam perjanjian yang memberikan hak kepada masing-masing pihak, baik CV Mutiara Jagat maupun Pihak PT.MCM (Mentari Cipta Mineral), untuk menghentikan kegiatan apabila terjadi persoalan di antara para pihak. Kegiatan, lanjut Irman, baru dapat kembali dilaksanakan setelah kedua belah pihak duduk bersama dan mencapai kesepakatan. “Penghentian ini sudah sesuai dengan klausul yang ada dalam perjanjian. Sebelumnya kedua belah pihak juga pernah difasilitasi pihak Polres agar masing-masing menghormati haknya. Karena itu, kegiatan untuk sementara dihentikan,” ujar Irman. Aparat Datang untuk Mengamankan, Lantas Siapa yang Bertanggung Jawab? Yang kemudian menjadi pertanyaan pihak CV Mutiara Jagat adalah dasar kehadiran aparat di lokasi tersebut. Irman menegaskan, apabila tujuan kedatangan aparat adalah untuk melakukan pengamanan, maka menurutnya pihak yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab terhadap wilayah usaha tersebut seharusnya yang mendapatkan perhatian utama. “Kalau tujuannya untuk mengamankan, seharusnya perusahaan kami yang mempunyai kewajiban itu. Ini wilayah kami, area izin usaha kami. Jangan sampai wilayah yang menjadi tanggung jawab CV.mutiara jagat justru dimasuki atau digunakan untuk aktivitas oleh pihak yang menurut kami bukan pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut,” tegasnya. Menurut Irman, persoalan ini tidak sebatas mengenai siapa yang berada di lokasi. Ada aspek tanggung jawab hukum dan teknis yang harus diperhatikan apabila kegiatan produksi tetap berlangsung. Sebab, apabila kemudian terjadi persoalan dalam kegiatan produksi, termasuk menyangkut tata cara produksi, keselamatan, lingkungan maupun aspek teknis lainnya, pihak yang memiliki izin dan kewenangan usaha berpotensi ikut dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku.
DUGAAN PERUBAHAN PENGUASAAN PENGOLAHAN EMAS DI WALURAN, JWI PERTANYAKAN KOMITMEN PERJANJIAN
Beritapublik.Online – SUKABUMI – Dugaan adanya perubahan arah penguasaan kegiatan pengolahan emas di Kp. Babakan Kebon Kacang, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, mulai menjadi perhatian. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah informasi mengenai adanya upaya perubahan administrasi maupun perizinan dari CV Mutiara Jagat menuju PT Mentari Cipta Mineral (MCM). Jika informasi tersebut benar, maka perubahan tersebut perlu dijelaskan secara terbuka, terutama menyangkut dasar hukum, pihak yang menginisiasi, tujuan perubahan, serta kaitannya dengan kesepakatan yang sebelumnya telah dibuat dengan pengusaha lokal. Papan nama yang berada di lokasi juga masih mencantumkan CV Mutiara Jagat sebagai perwakilan Kecamatan Waluran, sebagaimana terlihat dalam dokumentasi lapangan. Kondisi inilah yang kemudian menimbulkan pertanyaan besar: apakah perubahan tersebut sebatas perubahan administratif dan badan usaha, atau justru merupakan bagian dari proses menuju penguasaan kegiatan usaha oleh pihak tertentu? DPD JWI Sukabumi raya : Apa Arti Sebuah Komitmen Jika Bisa Berubah di Tengah Jalan? Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) mempertanyakan substansi komitmen yang sebelumnya dituangkan dalam perjanjian antara pihak-pihak yang berkepentingan. Sebab, apabila telah terdapat kesepakatan mengenai pengelolaan, kerja sama, pembagian peran maupun kepentingan usaha, maka setiap perubahan seharusnya dilakukan berdasarkan persetujuan dan mekanisme yang jelas, bukan melalui langkah sepihak. Melalui ketuanya Lutfi yahya JWI mempertanyakan apa arti sebuah komitmen apabila kesepakatan yang telah dibuat kemudian dapat berubah tanpa penjelasan yang transparan kepada pihak-pihak yang berkepentingan?” Persoalan ini menjadi semakin penting apabila perubahan administrasi atau badan usaha tersebut pada akhirnya berdampak terhadap penguasaan, pengelolaan, keuntungan, maupun hak pihak yang sebelumnya terikat dalam perjanjian.
SALUT! Gerak Cepat Aparat Tanggapi Keluhan Warga di Kp. Cibolang, Rumah Kebanjiran dan Sumur Tercemar Akibat Pembangunan Akses GOR IPAMA
Beritapublik.Online -BOGOR – Aksi gerak cepat aparat di Kecamatan Caringin patut diacungi jempol. Menindaklanjuti keluhan warga Kampung Cibolang, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, terkait dampak pembangunan akses GOR IPAMA di lingkungan padat penduduk, aparat gabungan langsung turun ke lapangan. Bogor, 02/10/2026 – Warga mengeluhkan rumah mereka kebanjiran setiap hujan turun dan sumur mereka tercemar akibat sistem drainase yang diduga tertutup oleh pembangunan akses GOR IPAMA tersebut. Tidak hanya itu, bangunan GOR IPAMA tersebut juga diduga kuat belum mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) / IMB sebagaimana mestinya. Mendapat laporan dari warga, Kapolsek Caringin dengan sigap mengutus Bhabinkamtibmas (Bimas) untuk turun langsung ke lokasi, didampingi Kasi Trantib Kecamatan Caringin dan Sekretaris Desa Ciderum. Di lokasi, terlihat Bhabinkamtibmas bersama Kasi Trantib dan Sekdes berdialog langsung dengan warga yang terdampak, mengecek saluran air yang tersumbat, gorong-gorong, hingga pipa pembuangan yang mengarah ke pemukiman. Langkah cepat ini mendapat apresiasi dari warga Kampung Cibolang. Warga berharap kehadiran aparat bisa menjadi penengah dan solusi. “Kami berterima kasih kepada Bapak Kapolsek, Pak Bhabin, Pak Kasi Trantib dan Pak Sekdes Ciderum yang sudah cepat tanggap turun melihat kondisi kami. Rumah kebanjiran, air sumur jadi keruh dan bau. Kami minta ada tindakan tegas,” ujar warga. Warga mendesak pihak yang berwenang, khususnya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor untuk segera melakukan pengecekan legalitas izin PBG/IMB GOR IPAMA tersebut. Masyarakat berharap pembangunan fasilitas olahraga tidak mengorbankan hak-hak warga sekitar dan tetap memperhatikan aspek lingkungan serta perizinan yang sah. (Red/team)
Selamat Kepada Komjen Pol.Suyudi Ario Seto Sebagai Kapolri
Beritapublik Online – JAKARTA – Dewan Pimpinan Nasional Jajaran Wartawan Indonesia (DPN JWI) menyampaikan ucapan selamat kepada Komjen Pol.Suyudi Ario Seto,S.I.K., SH., M.Si. atas amanah sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia ( Kapolri ) DPN JWI memandang amanah memimpin Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai tanggung jawab besar dan strategis, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum,serta memberikan perlindungan,pengayoman dan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat. “Semoga Komjen Pol.Suyudi Ario Seto senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan dan keberhasilan dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat, berimbang dan dapat dipertanggung jawabkan. Pers memiliki fungsi informasi, edukasi dan kontrol sosial yang dijalankan secara independen, sedangkan Polri mengemban tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan Ketertiban, menegakkan hukum,serta memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat dengan menghormati tugas dan fungsi masing – masing,sinergi yang sehat antara Polri dan Pers dapat memberikan kontribusi positif bagi kepentingan publik. DPN JWI berharap kepemimpinan Komjen Pol.Suyudi Ario Seto mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Institusi Polri melalui kerja nyata, pelayanan yang humanis, keterbukaan serta penegak hukum yang konsisten tanpa membedakan latar belakang maupun kedudukan. Kepercayaan publik merupakan modal penting bagi institusi kepolisian, Profesional isme, personel, integritas kualitas pelayanan dan kepastian hukum menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam menjaga kepercayaan tersebut. DPN JWI mendoakan agar amanah kepemimpinan yang diemban Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dapat dijalankan dengan Penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat sebesar – besarnya bagi Masyarakat, Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melalui Momentum kepemimpinan baru ini,DPN JWI menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi Organisasi Pers secara professional dan independen, sekaligus membangun komunikasi yang konstruktif dengan Polri dan seluruh pemangku kepentingan dalam rangka menjaga ruang informasi publik yang sehat, mencerdaskan dan bertanggung jawab DEWAN PIMPINAN NASIONAL JAJARAN WARTAWAN INDONESIA (DPN JWI) Pers Bersatu-Suara Fakta-Solusi untuk Indonesia Maju
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Pemdes Banjarwangi Realisasikan Rehabilitasi Kantor Desa
Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lokasi, proyek rehabilitasi ini mencakup area dengan volume 8 \times 12\text{ meter} dan berlokasi di wilayah RT.001 / RW.002. Proyek ini didanai melalui program Bantuan Keuangan Khusus Akselerasi Pembangunan Perdesaan Kabupaten Bogor dengan total anggaran sebesar Rp125.070.000,-. Pelaksanaannya dikelola secara swakelola dan bersinergi oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan Masyarakat dengan target waktu pekerjaan selama 30 hari. Kepala Desa Banjarwangi, Supratno Prasetyo, yang akrab disapa Kang Pras, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas alokasi bantuan keuangan tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas fasilitas di desanya. ”Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah mencairkan program bantuan keuangan (bankeu) untuk Desa Banjarwangi. Anggaran ini sangat membantu kami dalam merehabilitasi kantor desa agar sarana pelayanan publik menjadi jauh lebih layak dan nyaman bagi warga,” ujar Kang Pras. Pemasangan papan transparansi kegiatan ini juga disambut positif oleh warga sebagai wujud keterbukaan informasi publik (KIP) dari Pemdes Banjarwangi. Dengan selesainya pembangunan ini nanti, diharapkan kinerja aparatur desa dalam memberikan pelayan administrasi kepada masyarakat dapat berjalan semakin maksimal. (Red Sakur)
Gercep! Pemdes Cileungsi Salurkan Bantuan Pangan Beras Alokasi Juli–September 2026 untuk 1.065 KPM
Sebanyak 1.065 KPM tercatat menerima bantuan beras tersebut. Pada penyaluran alokasi tiga bulan sekaligus ini, masing-masing penerima manfaat membawa pulang 3 karung beras (total 30 kg) untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Proses administrasi dan pendataan pendistribusian berlangsung dengan tertib serta transparan di aula kantor desa. Pak Entis Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Cileungsi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas dukungan semua pihak. ”Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Bogor, serta Pemerintah Kecamatan Ciawi atas perhatian dan realisasi bantuan pangan ini. Bantuan ini sangat membantu dan bermanfaat bagi warga kami di Desa Cileungsi dalam memenuhi kebutuhan pangan harian,” ujar Pak entis Pihak Pemdes Cileungsi berharap penyaluran bantuan yang tepat waktu dan tepat sasaran ini dapat terus menjaga ketahanan pangan masyarakat serta meringankan beban ekonomi warga. (Sakur)
- 1
- 2
- 3
- …
- 8
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.






