Berita publik.Online – Kabupaten Bogor – Pembangunan jembatan desa yang berlokasi di kampung Pabuaran Hilir RT 001/RW 005, dengan sumber anggaran Bankeu Khusus Akselerasi Pembangunan Perdesaan dengan Nilai Tujuh Ratus Juta Rupiah dengan masa kerja sembilan puluh hari kerja dengan pelaksana TPK Desa Sukatani. Volume Jembatan yang 15 M X 3 M ini menjadi sorotan, terutama dalam kwalitas pengerjaan /Bahan bangunan(Leveransir) dan harga. Pengerjaan yang dilakukan menurut papan proyek adalah pekerjaan TPK Desa Sukatani ternyata pekerjaan tersebut diduga dilakukan oleh salah satu kontraktor. Pemakaian bahan bangunan berupa besi, pasir dan semen apakah sudah sesuai dalam RAB, karena pada lokasi pengerjaan besi tiang untuk TPT dipasang besi 13, Penggunaan pasir dan semen juga menjadi sorotan. Dugaan untuk mengurangi kwalitas dan kwantitas kelihatan dalam pengerjaan ini. Harga juga menjadi sorotan karena nilai tersebut dianggap terlalu mahal. Perhitungan disini harga permeter persegi mencapai 15,5 Juta permeter. Nilai tersebut melampaui harga permeter untuk satu Jembatan pedesaan yang kisaran antara 8-12 juta permeter. Apalagi penggunaan bahan-bahan leveransir diduga tidak sesuai RAB. (Red)
Pemerintahan
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.





